LAPAK BACA BY BERKAWAN INDONESIA


DSC_2189DSC_2212Bersama teman yang satu hobby dengan saya senang berkunjung dan menyambangi rekan-rekan sesama relawan yang memiliki misi dan visi yang sama dama menggalakakn minat baca.

kesempatan kali ini saya mengunjungi kota Bogor, ke acara kumpul Lapak Baca yang dibuat oleh Komunitas Berkawan Indonesia.

Dikutip dari Blog Berkawan Indonesia,
Berkawan Indonesia terbentuk sejak tahun 2013, diawali dengan gerakan pengumpulan donasi buku dan mendistribusikannya ke taman bacaan yang membutuhkan. Dengan visi membentuk generasi yang berbudaya melalui dunia literasi, Berkawan memiliki 2 program utama, yaitu #BeriBuku dan #LapakBaca.

#BeriBuku

Program ini merupakan program pengumpulan donasi buku bacaan dari masyarakat umum untuk diberikan ke taman baca/perpustakaan/komunitas maupun kelompok masyarakat yang memiliki kegiatan literasi. Buku yang terkumpul akan didata dan disortir lalu didistribusikan sesuai kebutuhan penerima buku.

#LapakBaca

Ini adalah kegiatan perpustakaan keliling yang digelar di ruang-ruang publik. Selain mengajak masyarakat umum untuk membaca buku yang disediakan, biasanya #LapakBaca  juga diisi oleh kegiatan-kegiatan kreatif lainnya, seperti dongeng, menggambar&mewarnai, akustik, permainan anak, dll. Dalam pelaksanaannya, #LapakBaca seringkali menggandeng komunitas-komunitas lain untuk berkolaborasi meramaikan kegiatan. Selain di ruang publik di pusat kota, #LapakBaca juga diadakan di kampung-kampung.

Kontak kami:

email: berkawanindonesia@gmail.com
twitter: @berkawanID
fanpage: Berkawan Indonesia

Semoga kegiatan mereka menjadi Inspirator buat rekan-rekan di seluruh Indonesia

Iklan

KOMUNITAS PEREMPUAN BERKEBAYA


Komunitas yang digagas oleh para perempuan yang memiliki kecintaan terhadap budaya Indonesia, terutama dengan busana wanita Indonesia yaitu KEBAYA.

Penggagasnya ada 4 org Kristin Samah, Lia Nathalia, Rahmi Hidayati dan Tuti Marlina

Mbak Lia mengatakan Tujuan besarnya, melestarikan budaya Indonesia atau beberapa teman di komunitas sering mengatakan merawat Indonesia. Kita berharap kebaya, yang hanya merupakan entry point, bisa kembali digunakan sebagai busana sehari-hari perempuan Indonesia. Selain kebaya ada banyak lagi busana perempuan Indonesia sehari-hari lainnya. Kita juga berharap dengan kembali menggunakan busana asal Indonesia, industri kecil yang terkait bisa dihidupkan kembali. Siapa tahu suatu saat kebaya dapat menjadi salah satu warisan budaya dunia asal Indonesia. Target minimalnya, setidaknya penggunaan kebaya sebagai busana sehari-hari oleh kami anggota komunitas dapat menjadi pengingat buat generasi selanjutnya bahwa bangsa ini punya busana perempuan yang salah satunya adalah kebaya.

Perempuan Berkebaya anggotanya perempuan dengan beragam profesi, ada ibu rumah tangga, penulis, jurnalis, pengacara, notaris, aktivis, pekerja kantoran, guru, pengusaha, anggota DPR, dll.

Pada tanggal 30 Januari 2016, Untuk pertama kalinya saya menghadiri acara jalan santai di Kebun Raya Bogor. Meinspirasi pengunjung kebun raya untuk melestarikan busana nasional untuk dipergunakan sehari-hari. Bukan kembali ke masalalu tapi menjadikan busana sebagai identitas penggunanya. Kebaya sebagai busana INDONESIA.

Facebook : Perempuan Berkebaya
Instagram :Perempuan Berkebaya
Sumber : Wawancara dengan Mbak LIA
FOTO : dari Facebook Para penggagas
FOTO : Dhydyan Owly

Charity for Humanity yang membuat hati ini ingin lebih dari sekedari memberi


10421384_1117596178270336_6426306092938268326_n

Menjadi relawan dalam sebuah aksi sosial tanpa bayaran dan tanpa berharap belas kasihan orang, memikirkan teman-teman sesama relawan sesuatu kepuasan tersendiri bagi saya… melihat mereka bisa membantu untuk sesama dan beradaptasi dengan keterbatasan…

Desa tertinggal di Indonesia terutama daerah pinggiran jakarta masih banyak, dan itu bukan hanya tugas pemerintah tapi kita yang memiliki hati nurani yang berlebih bisa membantu untuk sesama.

Desa tanpa listrik, jalanan berbatu dan berlumpur, sekolah hanya ada 1 SD di Cioray. Masyarakat sekitar untuk memperoleh pendidikan berjalan kaki 1 jam sebelum jam sekolah dimulai.

Untuk Kesehatan, Puskesmas tidak ada pos yandu pun tak bertuan tanpa ada sumberdaya manusianya. Ini tugas waga desa untuk membangun desanya jika ingin tidak tertinggal dengan desa lain.

Pemerintah dann kami relawan hanya bisa membantu memfasilitasi masyarakat untuk maju. yang merubah adalah mereka sendiri. Tidak bisa selalu diberikan atau disuapi terus menerus.

Infrastruktur dari daerah tersebut yang menjadi pemikiran kami komunitas MY TRAVELING yang harus disentuh pertama kali. kerena pengalaman salah satu kendaraan teman yang setelah meliput terperosok. Jika ini tetap konmdisi seperti ini bagaimana pengembang dan investor dapat memasuki daerah tersebut.

Menurut pendapat teman yang sudah explor tempat ini lebih ada beberapa spot wisata gua dan air terjun yang bisa menjadi ladang penghasilan masyarakat setempat.

Semoga mimpi masyarakat dan kami relawan bisa menjadi kenyataan daerah ini bisa menjadi wisata dan desa yang lebih baik lagi.

Terima Kasih buat keluarga besar off road SJI, PAI, VESSCOMM,NPAI & tabloid Tempo. untuk membantu acara BAKTI UNTUK NEGERI 2015 di desa Cibuntu dan Desa Cioray tangal 16-17 Mei 2015

Kegiatan CSR : Cemping Ceria Bersama Adik-Adik Komunitas IPPA Rawamalang


10678663_10154653227815392_4576792867931306968_neperti halnya umat manusia yang memiliki kewajiban untuk berbagi antar sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan, maka sebagai generasi penerus bangsa yang juga pecinta akan anugerah alam yang di berikan oleh Tuhan, kami berencana mengadakan acara CAMPING CERIA yang sekaligus melanjutkan kegiatan yang sebelumnya telah terlaksana dengan sukses yaitu kegiatan “SAHUR ON THE ROAD” bersama adik-adik Komunitas IPPA Rawamalang.

Kegiatan yang dikemas dalam Acara ini menargetkan adik-adik sebagai peserta dengan tujuan ingin mengajarkan arti saling berbagi dan juga untuk lebih mengenalkan alam secara langsung. Disamping itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian adik-adik jika dihadapkan dengan situasi yang berkaitan dengan alam bebas.

Mereka juga akan diberikan berbagai materi lainnya seperti kerjasama dalam team (Team work) yang sangat dibutuhkan di lingkungan sekitar sehingga jika nanti mereka tumbuh besar, mereka dapat mengajarkan pentingnya arti kerjasama yang sudah sangat jarang ditemui kepada adik-adik mereka.

TUJUAN KEGIATAN

1. Memberikan pengalaman berupa kegiatan alam.
2. Mengajarkan untuk lebih menghargai alam sehingga dapat melestarikannya.
3. Mempererat kekeluargaan antar peserta, panitia dan relawan Camping Ceria
4. Sebagai sarana mempertemukan adik-adik dengan masyarakat yang peduli kepada mereka.

TEMA KEGIATAN
“Ciptakan Kisah Ceria Kalian Bersama Alam”

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Hari : Sabtu – Minggu
Tgl : 25 – 26 Oktober 2014
Lokasi : Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas

WAKTU DAN TEMPAT MEETING POINT

Hari : Jum’at
Tanggal : 24 Oktober 2014
Pukul : 21.00 WIB
Lokasi : Area Parkir LBH UKI – Cawang

BENTUK KEGIATAN

1. Materi Pengenalan perlengkapan mendaki (hiking)
2. Materi Pengetahuan Dasar Survival
3. Tracking santai ke Curug Cibereum
4. Api Unggun dan Seni Budaya
5. Outbond dan Games

PESERTA KEGIATAN

Adik-adik Komunitas IPPA Rawamalang : 64 Orang
Panitia Acara : 20 Orang
Relawan (Pendamping Adik-Adik) : 60 Orang

Karena nantinya akan banyak kegiatan yang dilakukan di alam bebas, maka kami sangat membutuhkan support dari teman-teman untuk menjadi Relawan. Oleh karena itu, kami membuka kesempatan jika teman-teman ingin menjadi Relawan (pendamping adik-adik) di acara ini.

Tugas utama Relawan adalah Mendampingi Adik-adik peserta serta membantu mereka berproses, belajar, berdiskusi, hingga mereka dapat membuka wawasan dan mewujudkan karya.

Mengingat dalam kegiatan ini terdapat biaya-biaya, maka mohon keikhlasan teman-teman jika kami menarik donasi demi terlaksananya kegiatan ini. Adapun biaya per-relawan sebesar Rp. 200.000,- sudah termasuk :

1. Transportasi PP (JKT-Cibodas-JKT)
2. Tiket Camping
3. Retribusi Pemda
4. Tiket masuk Air Terjun Cibeureum
5. MCK selama kegiatan
6. Subsidi Biaya Camping Adik-Adik peserta

Dana tersebut dapat ditransfer ke Rekening :
Nama Bank : Bank Central Asia (BCA)
Cabang : Kemang
No. Rekening : 286 137 2393
Atas Nama : Betty Suryaningsih *

Pendaftaran dan Pembayaran Donasi Relawan paling lambat kami terima tanggal 14 Oktober 2014.

*pendamping adik-adik Komunitas IPPA Rawamalang

Untuk lebih jelasnya mengenai pendaftaran dan konfirmasi pembayaran donasi Relawan silahkan menghubungi CP kami :
1. Erna : 0815-8619-8449
2. Dhyan : 0812-1287-8837
3. Euis : 0819-0510-3709

Sedangkan untuk informasi mengenai acara Camping Ceria silahkan menghubungi Contact Person :
1. Ibet : 0812-8062-904
2. Ochal : 0812-8457-3710
3. Echie : 0899-9988-090

Terima kasih dan Salam Lestari,

Jelajah Kota Tua by NET.TV


Menjelajah Kota tua sambil diliput kali ini dari NET.TV, mulai dari Museum Mandiri berjalan ke utara menuju Jl. Pintu Besar Utara Melewati Museum Bank Indonesia belok ke jl.Bank berjalan menuju jl. Kali Besar Barat. melewati Standard-Chartered Bank, Toko Merah dan Gedung-gedung lama. akhirnya sampai di sebuah jembatan ungkit yang dahulunya dapat dibuka tutup apabila ada kapal melewati untuk keluar dan masuk BATAVIA.

semoga dapat bermanfaat dan menjadikan sejarah sebagai awal dari kita berkembang dan mengembangkan diri.

DSC_5289

DSC_5336

DSC_5349

DSC_5361

Terima Kasih juga buat Mas Kartum Setiawan (ketua Komunitas), Rekan-rekan di Komunitas Jelajah Budaya, serta personil NET.TV : Adinda Safrini dan Sigit Wicaksono (kameramen)