KOMUNITAS PEREMPUAN BERKEBAYA


Komunitas yang digagas oleh para perempuan yang memiliki kecintaan terhadap budaya Indonesia, terutama dengan busana wanita Indonesia yaitu KEBAYA.

Penggagasnya ada 4 org Kristin Samah, Lia Nathalia, Rahmi Hidayati dan Tuti Marlina

Mbak Lia mengatakan Tujuan besarnya, melestarikan budaya Indonesia atau beberapa teman di komunitas sering mengatakan merawat Indonesia. Kita berharap kebaya, yang hanya merupakan entry point, bisa kembali digunakan sebagai busana sehari-hari perempuan Indonesia. Selain kebaya ada banyak lagi busana perempuan Indonesia sehari-hari lainnya. Kita juga berharap dengan kembali menggunakan busana asal Indonesia, industri kecil yang terkait bisa dihidupkan kembali. Siapa tahu suatu saat kebaya dapat menjadi salah satu warisan budaya dunia asal Indonesia. Target minimalnya, setidaknya penggunaan kebaya sebagai busana sehari-hari oleh kami anggota komunitas dapat menjadi pengingat buat generasi selanjutnya bahwa bangsa ini punya busana perempuan yang salah satunya adalah kebaya.

Perempuan Berkebaya anggotanya perempuan dengan beragam profesi, ada ibu rumah tangga, penulis, jurnalis, pengacara, notaris, aktivis, pekerja kantoran, guru, pengusaha, anggota DPR, dll.

Pada tanggal 30 Januari 2016, Untuk pertama kalinya saya menghadiri acara jalan santai di Kebun Raya Bogor. Meinspirasi pengunjung kebun raya untuk melestarikan busana nasional untuk dipergunakan sehari-hari. Bukan kembali ke masalalu tapi menjadikan busana sebagai identitas penggunanya. Kebaya sebagai busana INDONESIA.

Facebook : Perempuan Berkebaya
Instagram :Perempuan Berkebaya
Sumber : Wawancara dengan Mbak LIA
FOTO : dari Facebook Para penggagas
FOTO : Dhydyan Owly