MELANGKAHKAN KAKI UNTUK SEKEDAR BERBAGI INFORMASI


Janjan dengan adik sepupuku yang senang menjelajah kota juga, kebetulan adiku ini sedang training di Jakarta. Menyempatkan diri untuk bisa keliling Jakarta walau tidak semua tempat dapat masuk berkunjung karena minimnya waktu yang dimiliki untuk menjelajah kota.

Mengunakan alat komunikasi kami menentukan tempat untuk bertemu, kami sepakati bertemu disalah satu rumah makan siap saji daerah Sarinah. Karena adiku ini bukan asli anak Jakarta, kantor asalnya dari Surabaya, sedang training dikawasan dekat Indosiar saya sarankan menggunakan transportasi umum terutama BUSWAY/ TRANSJAKARTA terdekat menuju ke Halte Sarinah.

Sudah lama tidak berjumpa dengan adik sepupuku, semangat banget aku nemeninnya keliling beberapa titik spot wisata. Tujuan pertama ke KOTA TUA, menggunakan TRANSJAKARTA menuju Halte KOTA. Dalam perjalan saya sedikit menjelaskan gedung-gedung dan tempat-tempat bersejarah yang kami lewati serta menarik perhatian adekku ini transportasi berbentuk bus tingkat “CITY TOUR – WISATA KELILING IBUKOTA”. Walau tidak sepenuhnya keliling ibukota. Bus Tingkat menjadi tujuan selanjutnya.

Berkeliling sebagian KOTA TUA : Mulai dari Museum Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik. Melanjutkan perjalanan kami melalui jalan kali besar 4 dan jalan kali besar barat menuju “JEMBATAN KOTA INTAN”. Selanjutnya menuju bangunan berbata merah yang sering disebut dengan “TOKO MERAH” dan kami kembali ke Halte busway KOTA untuk menuju Halte busway MONAS.

Dari Halte busway monas kami menyeberang ke depan museum Nasional, karena BUS Tingkat Wisata keliling Ibukota sudah menunggu untuk kami.

IMG-20140907-WA005

Untuk dapat naik bus, penumpang dapat menunggu di beberapa halte yang terdapat tanda city tour. Rute & halte yang dilalui adalah Museum Nasional-Pecenongan-Halte Juanda-Halte Istiqlal-Monas 1 (Jl. Medan Merdeka Utara)-Monas 2 (Jl. Medan Merdeka Barat)-Balai Kota-Sarinah-Hotel Indonesia Kempinski. Di hari libur, tidak seluruh bus melayani penumpang di semua halte. Ada beberapa bus yang melayani semua halte, ada juga tidak. Bahkan, ada bus yang hanya melayani 1-2 halte.  Bus pariwisata ini dapat menampung 60 orang penumpang. Dilengkapi dengan AC, layar untuk menampilkan keindahan wisata di Jakarta, dan pemandu wisata yang menjelaskan setiap tempat wisata dan daerah yang dilewati.  Informasi tentang jadwal bus yang biasa disebut “Mpok Siti” ini dapat dilihat melalui akun twitternya @CityTourJakarta. Untuk hari Minggu, bus beroperasi mulai pukul 12.00 hingga pukul 19.00.

Selesai menjelajah dengan Bus Tingkat, saya membawa adekku mencoba “COMMUTERLINE” komentar yang keluar dari mulut kecilnya “ada toh kereta khusus wanita?”, saya tersenyum saja menanggapi komentarnya

Melanjutkan perjalan menggunakan Commuterline menuju Stasiun Cikini untuk makan malam sebagai penutup dari perjalan jelajah kota.

Makan malam kita kali ini di AMPERA 2 TAK ini bukan masakan padang lo … hanya konsepnya seperti rumah makan padang.. padahal ini makanan sunda, ada lalapan, ada ikan goring, ada ayam goring, ada pepes, ada cumi, ada tempe tahu goreng, ada pete.

Sekian cerita versi saya … semoga ada sedikit yang bisa dibagi buat para pembaca sekalian. Maaf jika ada salah tulis dan kata-kata yang kurang berkenan,.

Sampai Jumpa dengan tulisan berikutnya……………