Halal Bi Halal Alumni SMPN41


Setelah 2010 Reunian .. akhirnya terselenggara juga kumpul-kumpul Halal Bi Halal angkatan 90 di Chiken & Egg di Citos pada tanggal 17 Agustus 2014. Semoga menjadikan kita tetap bersahabat sampai akhir hayat.

10599141_10202640172186539_121252866798769205_n

Keren-keren, pinter- pinter dan semoga sukses semua……..

Iklan

WEDDING PLANNING CHECKLIST + TIMELINE


6-12 Bulan Sebelum Hari-H
1. Tetapkan hari dan tanggal PERNIKAHAN (WEDDING DAY)
2. Tentukan ANGGARAN PERNIKAHAN dan GAYA PERNIKAHAN yang diinginkan
3. Bikin daftar WEDDING ORGANIZER (WO) jika diperlukan
4. Bikin daftar FOTOGRAFER PERNIKAHAN (WEDDING PHOTOGRAPHER) dan WEDDING VIDEOGRAPHER segera
5. Tentukan jumlah tamu yang akan diundang
6. Pesan tempat, lokasi, gedung untuk resepsi PERNIKAHAN
7. Cari MOBIL PENGANTIN jika dibutuhkan
8. Buat daftar tamu-tamu penting, hingga yang biasa
9. Tentukan pengiring PENGANTIN WANITA, pengiring PENGANTIN PRIA dan pengiring-pengiring lainnya
10. Temui dan kunjungi DESAINER, tentukan dan pilih GAUN PENGANTIN
11. Pilih dan pesan CATERING untuk WEDDING-mu
12. Putuskan tujuan honeymoon, lakukan pemesanan tempat dan transportasi

4-5 Bulan Sebelum Hari-H
1. Selesaikan daftar tamu penting hingga biasa
2. Hubungi pastur / pendeta, tentukan waktu dan tempat pemberkatan (untuk Agama Katolik atau Kristen)
3. Hubungi Petugas KUA dan perangkat yang diperlukan lainnya (untuk Agama ISLAM)
4. Pilih dan pesan kartu undangan segera
5. Tentukan tema warna GAUN PENGANTIN yang akan dikenakan serta bunga-bunga dekorasi
6. Beritahukan kepada Ibu dan calon mertua agar mereka merencanakan gaun yang akan dikenakan sesuai dengan tema warna yang dipilih
7. Pilih dan beli/sewa gaun untuk pengiring pengantin wanita
8. Pilih jas untuk pengantin pria dan pengiringnya
9. Pilih dan tentukan dekorasi pelaminan / ruang pesta
10. Pastikan pilihan dan deal dengan WEDDING PHOTOGRAPHER dan VIDEOGRAPHER
11. Bikin FOTO PRE WEDDING dengan FOTOGRAFER pilihan
12. Pilih dan pesan kendaraan pengantin dan panitia
13. Pilih dan pesan kue PENGANTIN
14. Booking MC dan music pengiring
15. Pesan CINCIN KAWIN

2-3 Bulan Sebelum Hari-H
1. Ambil formulir pendaftaran pernikahan, dan siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan
2. Lakukan pengecekan kesehatan pra-nikah
3. Konfirmasikan honeymoon (buat paspor bila perlu)
4. Hubungi desainer untuk waktu mengepas gaun

6-8 Minggu Sebelum Hari-H
1. Tulis dan atur pengiriman undangan
2. Selesaikan menu makanan dengan pihak catering
3. Pesan minuman anggur untuk resepsi jika dikehendaki
4. Siapkan bingkisan untuk para pengiring
5. Kunjungi penata rambut, putuskan model yang diinginkan. Booking PERIAS PENGANTIN untuk hari pernikahan
6. Lakukan test make-up dengan PERIAS PERNIKAHAN yang sudah deal
7. Tentukan musik pengiring pernikahan, konsultasikan dengan MC dan pemain musik

4-5 Minggu Sebelum Hari-H
1. Kirim kartu undangan
2. Ambil pesanan cincin kawin, pastikan grafir inisialnya benar
3. Pesan traveller cheque/mata uang asing untuk honeymoon

2-3 Minggu Sebelum Hari-H
1. Susun jadwal acara pernikahan, gandakan dan berikan masing-masing: keluarga pengantin, para pengiring, panitia, supir, petugas photo dan video
2. Konfirmasikan jumlah undangan dan hal-hal lain yang diinginkan kepada pengurus gedung dan catering
3. Konfirmasikan semua pesanan dan detail untuk bunga, sewa kendaraan, photographer, videographer dekorasi, kue, mobil, pemain musik dan lainnya
4. Mencoba gaun pengantin lengkap dengan aksesorisnya
5. Periksa ukuran, kenyamanan dan lainnya, bila ada yang harus disempurnakan. Biasakan menggunakan sepatu yang akan digunakan di hari pernikahan agar terasa lebih nyaman
6. Siapkan barang-barang yang akan dibawa ke rumah baru
Lakukan facial dan lulur ke ahlinya

1 Minggu Sebelum Hari-H
1. Bersantailah, yakinkan semuanya akan beres
2. Berkemas untuk honeymoon, lengkapi dan beli kebutuhan-kebutuhan yang muncul belakangan
3. Konfirmasikan sekali lagi semua pesanan yang telah dilakukan, sekedar untuk mengingatkan

SEMOGA BERGUNA BUAT YANG MAU MELANGSUNGKAN PERNIKAHAN….

45 butir Pancasila


I. Sila pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa

1. Bangsa INDONESIA menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap.
3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasaama antara pemeluk agama dengan pengenut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
6. Mengembangkan sikapsaling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

II. Sila kedua : Kemanusian Yang Adil dan Beradap

1. Mengakui dan memberlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
4. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa selira.
5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
8. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
9. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan kerjasama dengan bangsa lain.

III. Sila ketiga : Persatuan Indonesia

1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan Negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan Negara dan bangsa apabila diperlukan.
3. Mengembangkan rasa CINTA kepada tanah air dan bangsa.
4. Mengembangkan rasa kebanggan berkebangsaan dan bertanah AIR INDONESIA.
5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian dunia dan keadilan sosial.
6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhineka Tunggal Ika.
7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

IV. Sila keempat : Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan

1. Sebagai warga Negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan hak dan kewajiban yang sama.
2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4. Musyawarah untuk mencapai mufakatdiliputi semangat kekeluargaan.
5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapaisebagai hasil musyawarah.
6. Dengan I’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
7. Didalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara MORAL kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan permusyawaratan.

V. Sila kelima : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4. Menghormati hak orang lain.
5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
9. Suka bekerja keras.
10 Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

SEMOGA DAPAT DIAMALKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI.