Festival Bandung Baheula 2013


Berburu dengan kemacetan jalanan yang tidak menentu dan asap kendaraan yang melewatiku akhirnya sampai di lokasi FESTIVAL BANDOENG BAHEULA yang bertempat disalah satu Claster Rumah Tempoe Doeloe , Pengembang Perumahan Kota Baru Parahyangan akan menggelar Festival Bandung Baheula, 6-7 April 2013. Festival ini sukses mengangkat citra Kota Baru Parahyangan sebagai hunian berkonsep budaya, sejarah, dan pendidikan.
Akses
1. Dari arah Bandung, Tasikmalaya, Jawa Tengah dan sekitarnya melewati jalan Tol Purbaleunyi
2. Dari arah Jakarta dan sekitarnya melewati jalan Tol Cipularang
3. Dari arah Cianjur, Sukabumi melalui jalan propinsi
Lokasi Pameran berada pada posisi Koridor Bandoeng Tempo Doeleo
Karena keindahan alamnya, pada masa kolonial Belanda kota Bandung dikenal dengan sebutan “Parijs Van Java”. Masa pendudukan Belanda ini justru membawa kota Bandung pada masa keemasannya. Bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur Eropa berdiri menghiasi kota, dan Bandung menjadi pusat bisnis, hiburan dan gaya hidup pada saat itu.
Untuk mengadopsi suasana Bandung mulai tahun 1930, maka di koridor ini dibuat dengan 2 konsep, yaitu :
1. Konsep Cipaganti (hunian) : Arsitektur hunian ini mengacu pada rumah bergaya Bandung Tempo Doeloe yang dapat ditemui di jalan Cipaganti, Cilaki dan Riau yang memiliki serambi depan dan belakang, dengan suasana yang hijau dan asri, yang tentunya sudah disesuaikan dengan kondisi saat ini.
2. Konsep Braga (pusat niaga) : Konsep untuk area komersial/ruko,yang mengadopsi suasana jalan Braga dulu yang menjadi pusat gaya hidup dan bisnis.

20130407_082138

Didalam Kota Baru Parahyangan present “Festival Bandung Baheula” ini menampilkan berbagai seni dan budaya yang ada di kota Bandung dengan suasana tempo doeloe yang kental.