Bogor Culture Festival 2012 Seba Kuwerabakti


Kota Bogor menyelenggarakan Bogor Culture Festival 2012 Seba Kuwerabakti yang akan diselenggarakan tanggal 2 Juni 2012 di Kebun Raya Bogor. BCF 2012 Seba Kuwerabakti merupakan rangkaian kegiatan penyelenggaraan Hari Jadi Bogor ke 530, kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Bogor.

Lebih dari 7.000 akan bergabung dalam Karnaval Budaya Seba Kuwerabakti dan lebih dari 100.000 orang akan menyaksikan kegiatan ini. BCF 2012 Seba Kuwerabakti akan diliput oleh media massa internasional, nasional dan lokal.

Beberapa kegiatan yang merupakan rangkaian dari BCF 2012 Seba Kuwerabakti antara lain; Pameran Ekonomi Kreatif Bogor dan Objek Wisata Bogor, Bogor Travel Kiosk, Karnaval Budaya dan pergelaran Seba Kuwerabakti sebagai puncak acara.

Seba Kuwerabakti merupakan impresi peristiwa pada jaman kerajaan Padjadjaran yaitu pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi (1482 – 1521 M), dimana raja-raja daerah berkunjung ke Purasaba (ibukota kerajaan) dengan membawa kelebihan hasil bumi untuk dipersembahkan kepada raja Padjadjaran, seperti Panggeres Reuma, Anjing Panggerek, Pare Dondang Kapas Timbang. Untuk pertama kali sejak 500 tahun lalu Seba Kuwerabakti digelar kembali dalam sebuah pergelaran seni yang monumental.

Peta Carnaval


Karnaval Budaya dalam rangka HJB dikemas dalam BCF 2012 Seba Kuwerabakti. Rangkaian kegiatan ini antara lain:
a. Karnaval Budaya
b. Pergelaran Seba Kuwerabakti
c. Pameran Ekonomi Kreatif dan
d. Pameran Objek wisata Bogor

Diperkirakan sekitar 100.000 warga Bogor, wisatawan lokal dan mancanegara menyaksikan dan terlibat langsung dalam kegiatan ini melalui promosi dan publikasi di media massa (televisi, radio dan surat kabar).

Kegiatan ini didukung penuh pemerintah Kota Bogor, organisasi kemasyarakatan, budayawan, dan dunia pendidikan.

Tujuan penyelenggaraan BCF 2012 Seba Kuwerabakti adalah: untuk meramaikan Hari Jadi Kota Bogor ke 530 dengan menampilkan pergelaran Seba Kuwerabakti sebagai puncak acara; mempromosikan keberagaman budaya Indonesia; memberikan hiburan dan kegembiraan bagi seluruh anggota masyarakat Bogor, tanpa batasan usia dan kalangan.

 

Sumber : http://bogorculturefestival.com/

Iklan

Seren Taun ka 433 Kesatuan Adat Banten Kidul Kasepuhan Sinarresmi, Desa Sirna Resmi, Cisolok


Brangkat tgl 15 juni jam 9 malam
Selesai tgl 17 juni

Acara : Serentau (pesta panen) 16-17
Kasepuhan Ciptagelar-Sukabumi

Biaya Rp 550.000,-

sudah termasuk :
Penginapan penduduk
Transportasi JKT-Pelabuhan Ratu
Transport Pelabuhan Ratu-Ciptagelar
Tshirt allsize
Makan 4x

Meetting point di samping Halte Busway Departemen Pertanian jam 8 malam

No. Rekening : di PM bagi yg benar” ikutan

Info :
Dhyan 085755733877
Budhi : 085719115005

Memerahkan KOTA TUA


Pertama kali kumpul silaturahmi Komunitas Warmol di Kota Tua. Start dari museum Mandiri kami dibagi menjadi dua kelompok dimana kelompok ini diberi beberapa tugas seperti belanja beberapa item, Keliling beberapa Museum untuk foto di Spot Tertentu, Sampai Mencari Kuliner Khas kota tua.

Setelah kumpul semua panitia membagi 2 kelompok

Kepulauan Seribu : A – B – C – D – E – F
Kepulauan Karimun Jawa : B – C – D – A – E – F

Kode tersebut adalah tempat dimana para peserta harus menyelesaikan tugas dari game ini

A. Museum Keramik : Semua Peserta Foto di Depan Pilar Gedung (karena ada pertunjukan di depan Gedung jadi kita akalin dengan moto di sini)


B. Museum Bank Indonesia : Salah satu peserta foto di Papan Uang (karana papan uang sedang ada di gudang untuk perbaikan maka disini kami foto bersama.


C. Museum Wayang : Salah satu peserta foto di boneka unyil


D. Museum Fathailah : Semua Peserta Foto di Patung Venus sama ngak dengan Patung Hermes


E. Mencari Kuliner Ringan di Kota tua

Otak - Otak Goreng

Otak – Otak Goreng

Tahu Gejrot

Tahu Gejrot

Selendang Mayang

Selendang Mayang

Es Potong

Es Potong

Cilok

Cilok

Somay

Somay

F. Kumpul di Depan Museum Fathailah

Yang baru bergabung

Yang dari Pagi

Setelah Berfoto bareng kita mencari tempat untuk berkumpul kembali dan bergabung dengan yang baru datang, dan dilanjut ke Jembatan kota Intan.

Jembatan Kota Intan

Bersambung (*****)

Menjelajah Pulau Sibuk yang kini tak Sibuk..


Pagi-pagi berangkat ke Marina Ancol sebagai tempat berkumpulnya para photographer yang akan hunting 4 pulau di kepulauan seribu.

Sebelum teman2 dan panitia datang saya hunting mengejar matahari..

Selamat Pagi Semuaaaaaaaaaaaaaa…

Berangkat dengan 2 kapal cepat yang mengantar para peserta berangkat pukul 8.30 (terlambat dari jadwal pemberangkatan). Kapal sempat berhenti di tengah laut karena baling2 mesin kapal kesangkut sampah.. #tetap sampah membuat saya miris# kenapa harus dibuang ke laut.

Merapat di pulau yang pertama yaitu Onrust (Nama ‘Onrust’ sendiri diambil dari bahasa Belanda yang berarti ‘Tidak Pernah Beristirahat’ atau dalam bahasa Inggrisnya adalah ‘Unrest’)

Untuk pembukaan dan para photographer  melanjutkan ke pulau kelor

Untuk mencapai ke pulau ini disarankan untuk berangkat pagi-pagi sekali sebelum air pasang .. banyak kapal kayu yang tidak berani merapat disini.. karena pulau ini tidak ada dermaganya…

Pulau Kelor yang dulu dikenal sebagai Pulau Kherkof terletak berdekatan dengan Pulau Onrust dan Pulau Bidadari. Jaraknya ke Pantai Ancol sekitar 1,8 kilometer atau satu jam pelayaran dengan kapal motor. Di pulau ini terdapat peninggalan Belanda berupa galangan kapal dan benteng yang dibangun VOC untuk menghadapi serangan Portugis di abad ke 17. Disini juga terdapat kuburan Kapal Tujuh atau Sevent Provincien serta awak kapal berbangsa Indonesia yang memberontak dan akhirnya gugur di tangan Belanda.

setelah hunting perjalanan dilanjutkan ke pulau Bidadari

Disini terdapat puing sisa benteng bundar Martello

Pada abad ke-17, pulau ini merupakan penunjang aktivitas Pulau Onrust karena letaknya yang tidak berjauhan dengannya. Karena menjadi penunjang, di pulau ini dibangun pula sarana-sarana penunjang. Pada tahun 1679, VOC membangun sebuah rumah sakit lepra atau kusta yang merupakan pindahan dari Angke. Karena itulah, pulau ini sempat dinamakan Pulau Sakit.

Saat bersamaan, Belanda mendirikan benteng pengawas. Benteng yang dibangun ini lebih berfungsi sebagai sarana pengawasan untuk melakukan pertahanan dari serangan musuh. Sebelum pulau ini diduduki oleh Belanda, orang Ambon dan Belanda pernah tinggal di pulau ini.

Berbeda dengan resor lainnya, resor Pulau Bidadari memiliki resor yang berada di atas laut atau yang dikenal dengan cottage apung (floating cottage). Cottage ini berupa rumah panggung di atas air layaknya perkampungan nelayan. Selain itu juga terdapat cottage di darat yang terdiri dari dua model yakni model panggung dan bukan panggung. Cottage model panggung didesain mirip dengan rumah adat minahasa.

Setelah berkeliling di Pulau Bidadari perjalanan dilanjutkan ke pulau Kahyangan / Pulau Cipir

Pulau Kahyangan disebut juga Pulau Cipir atau Pulau Cuypeer, Di pulau ini terdapat peninggalan sejarah, yaitu sebuah benteng yang dibangun oleh Belanda pada zaman VOC.  pada tahun 1911 pulau ini di perbantukan untuk karantina haji yang berpusat di pulau Onrust.

dua buah meriam ini menandakan dulunya pulau ini memiliki sebuah benteng.

Selesai mengelilingi pulau Cipir perjalan kembali ke Pulau Onrust, untuk explor yang ada di pulau tersebut dan sekalian penutupan acara hunting bersama.

Setelah berkeliling, kini waktunya kembali ke Pelabuhan di Jakarta ..

Pustaka :

1. brosur Taman Arkeologi ONRUST, UPT taman Arkeologi Onrust Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah provinsi DKI Jakarta

2. buku tempat-tempat bersejarah di Jakarta, Adolf heuken SJ

3. Internet Wikipedia.

Sponsor by UPT Taman Arkeologi Onrust dan Komunitas Jelajah Budaya (KJB)

—————————————0O0—————————————-

Petunjuk Menuju Pulau Onrus

Biaya dan transportasi alternatif ke Pulau Onrust:

1. Paling terjangkau: menyewa perahu nelayan di pelelangan ikan Muara Kamal, Jakarta Utara. Perahu melakukan perjalanan pulang pergi dari Muara – berhenti di Kamal, Onrust, Kelor, Cipir dan Bidadari – dan biaya Rp 300.000 sampai Rp 400.000. Perahu dapat berlangsung hingga 30 penumpang. Onrust adalah 15 sampai 20 menit dari Muara Kamal. Untuk sampai ke Muara Kamal: Ambil Harmoni-Kalideres busway ke Rawa Buaya. Langsung pada ojek untuk pelelangan ikan Muara Kamal (Rp 10.000) atau menangkap sebuah minibus merah di Kota. Cari D06 pergi dari Kota ke Kamal dan Kapuk dan turun di pelelangan ikan Kamal Muara.

2. Menyewa perahu dari pasar ikan Muara Angke. Sebuah perjalanan putaran akan memakan biaya Rp 6 juta dan dapat berlangsung hingga 60 penumpang. Onrust adalah sekitar 20 menit dari Muara Angke.

3. Menyewa perahu feri dari Ancol Marina. Sebuah perjalanan empat jam putaran akan memakan biaya Rp 15 juta dan dapat berlangsung hingga 70 penumpang. Onrust adalah sekitar 45 menit dari Ancol Marina.

4. Menangkap kapal dari Bidadari. Putaran Bidadari perjalanan – yang berhenti di Onrust, Cipir, dan Kelor – memakan waktu 2 jam dan biaya Rp 250.000 per penumpang, dengan minimal lima penumpang dan maksimal 30. Tiket masuk untuk Bidadari biaya Rp 25.000.

Contak untuk Reservasi

Pelabuhan Marina Ancol : Speedboat P. Bidadari  (Bidadari Express 9, 7 dan 5) Telp. 64710048, 6413679

Pelabuhan Muara Angke : KM.Rindu Alam telp. 0815140345, KM. Rindu Alam Dua. telp 021-23726711, KM.Cinta Alam, telp. 021-26157823

Pelabuhan Muara Kamal : Fajar Bone. telp 021-5561124, Darussalam. telp 021-70953970, Warisman. telp 021-92739778

Briefing untuk Hunting Bersama di Pulau Onrust (peserta terbatas)


Pagi-pagi berangkat ke Dinas Pariwisata DKI Jakarta, jalan kuningan barat no.2 untuk melakukan briefing hunting di kepulauan Onrust dan sekitarnya, dimulai dari pembukaan lanjut penjelasan tentang teknis ke lokasi dan teknis hunting photo yang akan dilakukan pada tanggal 26 mei 2012.

KAOS ONRUS + Surat Masuk Ancol

Teknisnya

1. berangkat dari Dermaga 17 Marina Ancol pukul 6.00 WIB

2.berangkat ke Onrust.

3. pembukaan

4. keliling 4 pulau : Onrust, Kelor, Cipir dan Bidadari

5. mengumpulkan hasil foto minimal 10 foto

6. penjurian

7. makan siang dan jalan2 di pulau Bidadari .. 😀 asik………..

CU buat semua peserta.. jaga kondisi badan ya .. 😀