Historical Walks to Weltevrede


Pagi-pagi melipir jalan Jalan AA Kali Pasir , Belok kanan menuju Jalan Menteng Raya, Terus ke Jalan M Ihwan Riwan Rais, Terus ke Jalan Medan Merdeka Timur, Naik jembatan penyeberangan untuk menuju Galeri Nasional Indonesia.

Galeri Nasional Indonesia
Jl. Medan Merdeka Timur 14
10110

Meeting poin untuk teman2 berkumpul, sebelum menjelajahi Weltevreden. Para panitia dan peserta berkumpul dan saling berkenalan di lokasi ini.

selesai pembukaan dan di bagi group sesuai dengan pita pada saat pendaftaran, para group memulai penyusuran dan penjelasan bangunan Galeri Nasional ini. Karena Galeri buka pukul 10.00, kami tidak mengeilingi galeri. kami berjalan menyusuri ke utara di Jalan Medan Merdeka Timur menuju ke Jalan Pejambon,  menuju Gereja Immanuel

Gereja Immanuel
Jl. Merdeka Timur No. 10 Gambir Gambir Jakarta Pusat DKI Jakarta

Setelah penjelasan sebenter tentang gereja ini perjalanan dilanjutkan Belok kiri untuk tetap di Jalan Pejambon untuk masuk ke Departemen Luar Negeri, Mengunjungi Gedung Pancasila

Di Gedung Pancasila ini kita di beri kesempatan untuk dapat melihat ruangan yang ada di Gedung ini. (yang ngak ikutan rugi banget). setelah berkeliling perjalanan di lanjutkan ke Lapangan Banteng, disana terletak Patung Pembebasan Irian Barat.  Perjalanan dilanjutkan berjalan ke timur laut di Jalan Pejambon, Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Doktor Abdul Rachman Saleh, Terus ke Jalan Lapangan Banteng Selatan, melewati Hotel Borobudur.

Dari Lapangan Banteng melanjutkan perjalanan ke Departemen Keuangan RI yang terletak di Lapangan Banteng Timur, dahulunya sebagai Istana Daendels.

Menyusuri Jalan Lapangan banteng Timur menuju ke Gedung Kesenian Jakarta untuk mengakhiri perjalan kali ini.

Demikian laporan pandangan mata kali ini. Untuk penjelasan Setiap gedung dan sejarahnya akan saya bahas satu persatu di postingan selanjutnya.

Saya atas nama pribadi dan seluruh Volunter KHI mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada para peserta yang mengikuti acara KHI kali ini.

Kepada Kang Asep Kambali, makasih banyak atas bimbingannya.. semoga tulisan dan foto-foto ini dapat menjadi dokumentasi /arsip KHI, tidak luput dari kesalahan juga jika ada tulisan yang salah, mohon koreksinya. (RSR)