Modern Art: 1880 – 1945 with the Museum of Modern Art (MoMA) in New York


Rangkaian presentasi seniman besar dan gerakan seni modern disediakan melalui kemitraan antara Museum of Modern Art di New York dan @america. Dengan akses eksklusif untuk koleksi seni MoMA kelas dunia dan para staff ahlinya, kontennya akan difasilitasi Amir Sidharta.

MoMA didirikan tahun 1929 sebagai institusi pendidikan; Museum of Modern Art (MoMA) didedikasikan untuk menjadi museum seni modern terkemuka di dunia. Ini adalah tempat yang menghasilkan berbagai kreativitas, menyatukan pikiran dan sebagai sumber inspirasi. Dengan pameran yang memukau dan koleksi seni modern dan kontemporer yang di dunia, MoMA didedikasikan untuk menjembatani masa lampau dan masa kini, serta menjembatani mereka yang sudah mapan maupun yang sifatnya eksperimental.

Seni Modern: 1880 – 1945 adalah salah satu kursus online MoMA di mana Anda dapat belajar online seni modern dan kontemporer dengan sumber dan video eksklusif berasal dari fasilitas setara kelas dunia. Dalam kemitraannya dengan @america, kursus MoMA ini sepenuhnya difasilitasi, gratis, dan terbuka untuk umum.

Jadwal

Kelas dimulai pada hari Sabtu tanggal 17 Maret dan berjalan selama 10 minggu berturut-turut pada hari yang sama. Semua kelas berlangsung pada jam yang sama: 11.00 – 12.30 WIB

Minggu 1: Van Gogh and Post-Impressionism
Minggu 2: Klimt and Symbolism
Minggu 3: Matisse and Fauvism
Minggu 4: Kandinsky and Expressionism
Minggu 5: Picasso and Cubism/Boccioni and Futurism
Minggu 6: Modigliani and the School of Paris
Minggu 7: Malevich, Mondrian, and Utopian Visions
Minggu 8: Moholy-Nagy and the Bauhaus
Minggu 9: Dada and Duchamp
Minggu 10: Dalí and Surrealism

Di kelas ini Anda akan menemukan cerita-cerita yang menarik, karya-karya utama dan tokoh-tokoh simbol seni modern, mulai dari asal mula Post-Impressionism sampai ke awal mula New York School. Bergerak secara kronologis melalui koleksi Museum, Anda akan menjelajahi berbagai benda-benda yang terkenal dan provokatif–dari lukisan yang menantang akademi dan merevolusi representasi konvensi sampai karya yang sepenuhnya abstrak–antara lain seperti karya seniman-seniman Paul Cézanne, Vincent van Gogh, Constantin Brancusi, Marcel Duchamp, Henri Matisse, dan Pablo Picasso.

Sumber : http://www.atamerica.or.id/