Pendaftaran Pramuwisata Muda / Guide


HOT NEWS
Pendaftaran Pramuwisata Muda / Guide telah dibuka bagi siapa saja yang ingin mengikuti Diklat , silahkan saja yang “ TERPANGGIL “ dan “ BENAR-BENAR ” ingin menekuni profesi sebagai Pramuwisata Muda / GUIDE MUDA bisa ikut mendaftar…..

PERSYARATANNYA:
foto copy KTP DKI
foto copy Ijazah Pendidikan akhir minimum setingkat SMA
foto formal 4×6
Menguasai : secara lisan dan tulisan dengan baik Bahasa Indonesia & 1 Bahasa Asing pilihan ,Ilmu Pariwisata,Geografi Pariwisata dan Ilmu pengetauan pendukung.
Setelah memenuhi persyaratan tsb selanjutnya mengikuti penyaringan secara lisan tertulis sesuai Bahasa Asing pilihan.
Dan setelah lulus penyaringan secara lisan maupun tertulis sesuai Bahasa Asing pilihan kemudian mengikuti DIKLAT PRAMUWISATA MUDA.
Tidak dipungut biaya
Pendaftaran hanya bisa langsung datang ke
Dinas Pariwisata gedung C lt.3 UPT.PPSK ( Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Kepariwisatan)
Jln. Kuningan Barat no.1 Jakarta Selatan

Phone ; 021 525 0968 ( Ibu Ida / Ibu Heny / Staff Bagian Pelatihan dan Sertifikasi Kepariwisataan)

Iklan

Udaya Halim


Udaya Halim adalah seorang pejuang kehidupan dan pendidikan asal Tangerang, Banten. Masa kecilnya adalah sebuah perjuangan. Udaya hanya seorang anak yang hanya bersekolah sampai SMP setelah itu, anak ke-4 dari 8 bersausara itu harus menjadi pelayan toko di Pasar Baru.
Meski putus sekolah, Udaya tak memupus harapannya untuk belajar, terutama belajar bahasa Inggris. Dengan memilah-milah uang sakunya, ia bisa memenuhi keinginannya untuk membayar kursus bahasa Inggris.
Dengan perjuangan yang tak mudah, akhirnya Udaya bisa berangkat dan belajar bahasa Inggris di sekolah bahasa di Bournemouth yang bernama King’s. Dengan upaya keras juga, akhirnya Udaya memiliki lembaga kursus yang diberi nama King’s English Course.
Di tahun 1992, lembaga ini resmi menjadi perwakilan resmi King’s England. Bukan saja menjadi perwakilan di Indonesia, tetapi juga menjadi business alliance, bahkan lembaga itu kini menjadi satu-satunya pemilik IBEC (Indonesia-Britain Education Centre) yang menjadi perwakilan resmi dari 25 universitas terkemuka di Inggris.
Saat kerusuhan terjadi tahun 1997, Udaya dan keluarga terpaksa hijrah ke Perth, Australia. Di sana ia belajar dan membuka usaha hingga sukses.
Meski punya pengalaman buruk dengan kerusuhan tahun 1997, tapi Udaya tetap menunjukkan kecintaannya pada Indonesia.
Ia kembali ke tanah air tahun 2004 lalu, kemudian mendirikan sekolah yang diberi nama Prince’s Creative School dan menjadi konsultan bagi anak-anak yang bermasalah. Ia bahkan menjual sahamnya di beberapa institusi di Perth, dimana ia menjabat sebagai direktur agar dapat lebih fokus mengembangkan sekolah ini.
Selain itu, Udaya merasa terpanggil untuk menyelamatkan bangunan bersejarah di dekat kelenteng Boen Tek Bio di kawanan cina benteng, tangerang, yang ia akan jadikan museum benteng heritage.
Sumber: KickAndy.com

Museum Benteng Heritage


Sekilas Tentang MBH

Museum Benteng Heritage merupakan hasil restorasi sebuah bangunan berasitektur tradisional Tionghoa yang menurut perkiraan dibangun pada pertengahan abad 17 dan merupakan salah satu bangunan tertua di Kota Tangerang. Bangunan ini terletak di Jalan Cilame No.20, Pasar Lama, Tangerang yang juga adalah Zero Point nya Kota Tangerang karena disinilah cikal bakal pusat Kota Tangerang, yang dulunya disebut kota Benteng terbentuk.

Tindakan restorasi ini berbekal pada kesadaran akan pentingnya melestarikan peninggalan sejarah dari setiap budaya dan tradisi yang ada di Bumi Persada Nusantara. Untuk itulah kami tergerak untuk turut berpartisipasi aktif melakukan penyelamatan situs-situs budaya yang masih tercecer agar tidak punah sama sekali dan me-ngakibatkan kita menjadi bangsa yang miskin dengan peradaban sehingga mengalami “amnesia sejarah”.

Di Museum ini Anda akan menemukan banyak hal-hal unik di balik sejarah kehidupan etnik Tionghoa serta berbagai artefak yang menjadi saksi bisu kehidupan masa lalu, mulai dari kedatangan armada Cheng Ho dengan rombongan yang terdiri dari sekitar 300 kapal jung besar dan kecil membawa hampir 30.000 pengikutnya.

Sebagian dari rombongan ini yang dipimpin oleh Chen Ci Lung diyakini sebagai nenek moyang penduduk Tionghoa Tangerang (Cina Benteng) yang mendarat di Teluk Naga pada tahun 1407.

Selain menyaksikan hal-hal yang berhubungan dengan budaya Tionghoa beserta artefak-artefak yang berusia ratusan tahun , Anda dapat juga mendapatkan sebuah galeri yang berisikan berbagai macam kamera tua yang masih bisa menghasilkan gambar berkualitas tinggi. Bagi Anda yang senang dengan musik, Anda juga akan dicengangkan oleh berbagai koleksi alat pemutar lagu mulai dari yang paling kuno; Edisson phonograph buatan tahun 1890an sampai jamannya Retro. Anda akan belajar banyak tentang sejarah kamera dan musik di sini!

Dan masih banyak lagi kejutan-kejutan untuk anda yang senang sejarah! Museum ini sangat unik sesuai misi kami untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan penghargaan terhadap sejarah.

Bagi Anda yang ingin menikmati santap siang/ malam dalam suasana dan hidangan kuliner babah/ peranakan Tionghoa Benteng yang sangat spesial dan halal, maka kami juga menawarkan paket-paket khusus:

  1. *Paket Ulang Tahun
  2. *Paket Sejit
  3. *Paket Reuni Keluarga/ Arisan
  4. *Paket Wisata Kuliner
  5. *Pemotretan/ Video PRE-WEDDING
  6. *Penyewaan Pakaian Tradisional
  7. *Lokasi Upacara Perkawinan Adat/ Ciotau/ Teh Pai
  8. *LUNCH MEETING Perusahaan
  9. *Seminar

Kapan lagi anda bisa menikmati suasana istimewa di dalam sebuah bangunan bersejarah dengan interior yang unik dan luar biasa!

Jam Buka :

Selasa – Jumat 13.00 -18.00

Sabtu – Minggu 11.00 – 19.00

Senin Tutup

Heritage Waroeng Kopi : 10.00 – 22.00

Tarif Tiket :

Umum – Rp.20.000

Mahasiswa /Pelajar * – Rp.10.000

English Language Tour – Rp.50.000

Tour di Museum Benteng Heritage adalah “guided tour” yang berlangsung selama 45 menit dengan setiap rombongan dibatasi s/d 20 peserta. Oleh karena itu bagi yang ingin mengikuti “Tour of the Museum” ini diminta untuk mendaftarkan diri sebelumnya serta diwajibkan membeli tiket masuk dan mentaati peraturan serta tata tertip yang berlaku.

“HERITAGE” Waroeng Hobi

Dimana Anda bisa membeli barang-barang dan buku yang berhubungan dengan hobi anda seperti : kamera tua, perangko, piringan hitam, turntable, baru permata, kebayak, kain batik dan souvenir, dll.

“HERITAGE” Waroeng Kopi

Menyediakan DIM SUM dan Makanan Minuman khas Babah/Peranakan Tangerang yang dapat dinikmati oleh semua orang (HALAL).

Untuk info lebih lanjut klik disini.