Malam Tahun Baru Cina 2561


Bersama dengan Komunitas Jelajah Budaya (KJB) kali ini kita menjelajahi daerah pecinan atau lebih dikenal dengan kampung cina.

Regestrasi UlangDimulai pukul 17.00 kumpul di Museum Bank Mandiri. kemudian keliling museum dan berakhir di Atap Museum dan pada saat Adzan berkumandang kita kembali Aula untuk Menyaksikan atraksi Barongsai , makan malam dan menonton film. setelah peserta selesai makan. kami di bawa untuk berjalan mengelilingi kawasan Pecinan (kampung cina) yang pertama kita lewati adalah jalan Pintu Besar Selatan dan kemudian ke Jalan Pancoran untuk yang pertama kita masuk ke Kelenteng Jin De Yuan [Kim Tek Ie] yang berada di kawasan Pecinan Lama,  setelah peserta puas mengambil gambar di kelenteng ini dilanjutkan ke Gereja Maria de Fatima. yang dilihat dari luar bangunan masih bangunan khas tionghoa.Pamain BarongsaiKemudian kami menyusuri jalan menuju Klenteng Tao Se Bio, sebelum sampai Klenten tersebut kami melihat seorang wanita sedang sembahyang di Dewa Bumi. Yang merupakan salah satu ritual dari upacara Malam Tahun Baru Cina (Imlek). Selesai dari Klenteng Tao Se Bio kami menyusuri jalan Toko Tiga, yang menarik dari perjalanan ini adalah ragam hias Rumah Toko (Ruko) yang menggunakan arsitektur Tionghoa dan kontruksi dari bahan batu bata dan Kayu.Barongsai

Suasana Kawasan Pecianan

Pada masa lalu perayaan Imlek merupakan hal yang dinantikan sebagian etnis Tionghoa, karena pada Tahun Baru inilah mereka berkumpul di rumah saudara tertua untuk merayakan pergantian tahun dan berharap rejekinya terus mengalir layaknya mata air pegunungan. Namun sebelum Imlek itu tiba biasanya mereka akan belanja di Pasar Malam Pancoran. Menurut Liem Bek Tim biasanya mereka akan membeli berbagai bunga, kueh keranjang dan ikan bandeng.Di tepi kali sekitar Toko Tiga, saat Pasar Malam didirikan banyak gubuk untuk menjual ikan bandeng. Ikan bandeng digunakan sebagai ukuran barang anteran kepada calon mertua. Makin besar ikan bandeng yang dibawa, maka semakin disayang oleh calon mertua. Konon, begitulah kata orang-orang tua tempo doeloe. Biasanya penjual kue keranjang menjual pula kue-kue tradisi Tiongkok lainnya. Bahkan tak lupa kembang api dan lampion menjadi hiasan yang khas pada perayaan Tahun Baru Imlek. Sisa-sisa nuansa tempo doeloe masih dapat kita nikmati dan amati di kawasan Pancoran – Glodok.