The Year of Tiger 2010


Siaran Pers

Kampanye publik “The Year of Tiger 2010” mulai dilaksanakan oleh WWF-Indonesia pada hari Jumat, 12 Februari 2010 di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Pemerintah Indonesia, pelaku usaha, seniman, dan masyarakat luas berbaur bersama pada acara tersebut untuk menegaskan tekad menyelamatkan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Pada konferensi pers bersama yang digelar Jumat pagi, Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan Ir Darori, M.M., menyampaikan apresiasinya atas upaya multipihak untuk pelestarian harimau Sumatera di Indonesia, satu-satunya jenis harimau yang masih dimiliki Indonesia dengan populasi di alam bebas tinggal sekitar 400 ekor.

“Dokumen strategi dan rencana aksi (action plan) konservasi harimau Sumatera 2007-2017 yang kita susun bersama mengisyaratkan harapan bahwa pada tahun 2017 populasi harimau Sumatera tidak terancam lagi. Hal itu bisa dicapai melalui pemahaman komprehensif berbagai pihak terhadap ruang hidup harimau Sumatera, sehingga upaya konservasi dan pembangunan dapat berjalan bersama dan selalu saling melengkapi,” ujar Darori.

Ditambahkannya, upaya pemerintah melindungi keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya harimau, juga mendapat pengakuan oleh negara-negara lain, “Dalam pertemuan pertama Asian Ministerial Conference (AMC) untuk Konservasi Harimau di Bangkok pada bulan Januari 2010 lalu, kita telah diusulkan oleh World Bank untuk menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri berikutnya sebelum pertemuan Tiger Summit di Vladivostoc, Russia,” tambahnya.

Sementara, Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Tata Lingkungan Ir. Hermin Roosita, M.M. menegaskan komitmen pemerintah mengawal pembangunan berkelanjutan di Indonesia, “Kementerian Lingkungan Hidup menjadi pendorong dan pengawal tindak lanjut kesepakatan bersama 10 gubernur Sumatera untuk penataan ruang pulau Sumatera berbasis ekosistem. Penataan ruang yang terpadu akan menyelamatkan ekosistim Sumatera termasuk satwa langka di pulau Sumatera. Hal itu akan menghindarkan kita dari konflik sosial, konflik satwa-manusia, terganggunya aktivitas ekonomi dan hilangnya keanekaragaman hayati,” tegasnya.

Musisi dan Supporter Kehormatan WWF-Indonesia, Nugie, menyerukan kepada masyarakat untuk memulai dari hal-hal sederhana demi menyelamatkan harimau Sumatera, “Perilaku yang bijak dan ramah lingkungan, misalnya menghemat penggunaan kertas, akan membantu mencegah kerusakan hutan lebih lanjut. Dengan itu, kita sudah membantu melindungi habitat harimau Sumatera,” tegasnya.

Menurut Ian Kosasih, Direktur Program Kehutanan,Spesies dan Air Tawar WWF-Indonesia, Kampanye “The Year of Tiger” tidak hanya dilakukan di Indonesia tetapi juga dilakukan oleh jaringan global WWF diberbagai negara bersamaan dengan dimulainya tahun baru Harimau dalam kalender Cina 14 Februari 2010. “WWF menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak atas kerjasama yang dilakukan selama ini khususnya terkait konservasi harimau Sumatera. Misalnya saat ini berbagai inisiatif dan kerjasama telah dan sedang dilakukan bersama dengan Kementerian Kehutanan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Departemen Pekerjaan Umum, Pemerintah Daerah di Sumatera, Forum Tata Ruang Sumatera (ForTRUST). Forum Harimau Sumatera, dan berbagai forum konservasi serta LSM dan masyarakat setempat”.

Rangkaian peluncuran kampanye di Taman Menteng itu juga dihadiri Sejumlah komunitas pecinta lingkungan, fotografer, pelajar, guru, dan masyarakat di Jakarta. Rangkaian kegiatan kampanye ini juga menghadirkan fotografer Jepang Hikaru Nagatake, fotografer nasional Jerry Aurum bersama supporter kehormatan WWF Nugie dan Davina yang membahas pendidikan lingkungan kepada anak-anak melalui fotografi alam bebas dan program Wonder Eyes. Di tempat yang sama, juga digelar pertunjukan Barongsai, aksi teatrikal ‘Shaolin Panda Saves the Tiger”, Wushu, serta pertunjukan musik yang menampilkan The Brandals, duo EndahResha, Ballads of the Cliche, serta kelompok musik a cappella Jamaica Cafe.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Ir. Hermin Roosita, M.M. Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Tata Lingkungan (62) 021 8580111
Dr. Ir. Harry Santoso Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Kementerian Kehutanan RI (62) 021 5720227
Ian Kosasih, Direktur Program Kehutanan & Spesies WWF-Indonesia +62 811110697

Sumber Data
1. http://www.wwf.or.id/