Menuju Kawah Gunung Galunggung


Tuing… Tuing .. Tuing..

Apakah ini hanya mimpi?

Apakah ini hanya sebagai sebuah perjalanan?

Apakah ini hanya sebagai sejarah hidup semata?

tanpa realita bahwa magnet itu ada disini…<3

Turun dari Bis yang membawa kita ke Gunung Galunggung akhirnya berhenti juga.. dan kita sarapan disalah satu kedai yanga ada. Mandi pagi pun bergiliran, dengan menunggu teman2 mandi, panitia membagikan kaos perjalanan kali ini…

Setelah semuanya kumpul perkenalan peserta pun dimulai dari yang serius sampai celetukan2 dimulai… keakraban mulai terasa… dan akhirnya perjalan menuju kawahpun dimulai.. dengan mengelilingi pemandian air panas…

Perjalan untuk pemberangkatan kita memasuki jalan pintas melaui hutan dan semak belukar, ada beberapa tanaman yang sudah familiar aku lihat dan ada beberapa jenis jamur. hewan yang ada seperti capung tan tawon madu.

akhirnya kita sampai di kedai terakhi sebelum meniki anak tangga.. entah jumlahnya rancu untuk disebutkan… karena tidak ada yang benar2 menghitung…
sebelum menaiki anak tangga yang haus dan lapar akhirnya makan …

yang sudah tidak sabar ingin cepat2 melihat kawah, satu persatu meniki anak tangga…

akhirnya sampai di puncak juga .. Ya ALLAH SWT ini kebesaranmu… 1982 yang meletus sangat dasyat itu … akhirnya ini bentuk terakhirmu…

Masih menikmati alam yang indah ini tiba2 ada angin kencang yang super dasyat … aku sempat terseret 50 cm dan akhirnya berpegangan di tiang.. dan melihat terpal salah satu kedai terbang tas teman2 jatuh dari bangku.

Sebelum terjadi badai kembali .. akhirnya kita berjalan menuruni lembah untuk sampai di Kawah (sekarang merupakan danau). Karena waktu yang tidak memungkin dan badai telah datang kembali akhirnya kita putuskan tidak lama2 dibawah (jika terjadi hujan maka kita akan terjebak di bawah.. kondisi mendaki adalah pasir yang sangat licin)

akhirnya sampai lagi di atas pun kita masih di terjang badai kencang, panitia tidak mau ambil resiko.. maka semua peserta diminta untuk menuruni tangga dan berkumpul di Kedai, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke BIS yang terletak di Parkiran..

Perjalanan kembali ke Parkiran melalui jalan aspal. sebenarnya untuk mencapai puncak dapat melewati jalan ini jika memiliki kendaraan pribadi atau dapat menggunakan Ojek..